Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Cek IMEI Asli Resmi Atau Ilegal Untuk Smartphone

IMEI (International Mobile Equipment Identity) adalah kode unik yang umumnya terdiri dari 15 – 16 digit untuk identifikasi gadget yang mencoba tersambung dengan jaringan tersebut.

Jika ponsel anda memiliki dua simcard, tentu punya 2 nomor IMEI yang berbeda pula. Fungsi IMEI paling penting adalah untuk memblokir ponsel yang hilang supaya tidak terhubung ke jaringan GSM.


Cara Cek IMEI Asli Resmi Atau Ilegal Untuk Smartphone
Nah, untuk membasmi penyebaran ponsel ilegal di Indonesia, ponsel dari luar negeri tidak lagi bisa menggunakan simcard semua operator dalam negeri.

Pemerintah sudah resmi memberlakukan aturan tentang IMEI sejak Sabtu, 18 April 2020. Jadi, semua ponsel genggam, komputer genggam, dan tablet (HKT) ilegal tidak akan lagi terhubung ke jaringan seluler. Semua gadget yang sudah tersambung ke jaringan seluler sebelum tanggal tersebut, tetap bisa digunakan meski IMEI ilegal.

Kebijakan ini telah berlaku pula di sejumlah negara lain, seperti Sri Lanka, Mesir, Azerbaijan, Kolombia, dan Uganda.

Perangkat telepon yang punya IMEI LN tersebut tidak langsung di blacklist, namun pemilik diberi kesempatan untuk mendaftarkan perangkat IMEI serta membayar pajak kepada pemerintah. Kecuali perangkat teridentifikasi oleh sistem SIBINA memiliki IMEI ilegal.

Kemenperin telah menerbitkan sebuah website khusus untuk cek IMEI yang terdaftar resmi atau ilegal. Jika IMEI pengguna tidak terdaftar dalam database sistem, kemungkinan besar ponsel tersebut tidak resmi (black market).

Cek IMEI pada ponsel cerdas


Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah smartphone memiliki IMEI resmi atau tidak, seperti berikut ini:

Pertama, tekan tombol *#06#. Cara ini bisa dicoba pada semua merk smartphone, seperti Samsung, iPhone, Xiaomi, Huawei, OPPO, VIVO dan lainnya.

Kedua, dengan melihat pada menu about phone di smartphone. Biasanya dapat dilihat pada menu Setting > System > About Phone. Di situ anda bisa lihat informasi model, build number, versi Android, juga spesifikasi singkat dari smartphone tersebut.

Ketiga, dengan aplikasi khusus. Untuk pengguna handphone Android, silahkan install aplikasi My IMEI. Buka aplikasi dan secara otomatis nomor IMEI ponsel anda akan terlihat. Cocokkan dengan IMEI pada kardus.

Keempat, dengan melihat di belakang punggung ponsel. Beberapa vendor ponsel lama biasanya mencetak nomor IMEI di bagian tersebut.

Kelima, dengan melihat box smartphone. Anda dapat membaca informasi tentang smartphone, seperti nomor IMEI, serial number, juga keterangan penting lainnya.

Cek IMEI di situs Kemenperin


sumber foto: detik.com
Setelah anda berhasil mengetahui nomor IMEI smartphone, selanjutnya silahkan cek pada situs Kemenperin apakah IMEI tersebut terdaftar secara resmi atau tidak. Silahkan kunjungi situs http://kemenperin.go.id/imei/, masukkan nomor IMEI tadi. Jika nomor terdaftar akan muncul nomor IMEI, perusahaan, merk smartphone dan model hape. Tapi jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan bahwa IMEI tersebut tidak ada pada database Kemenperin.

Nah, demikianlah cara cek IMEI apakah sudah terdaftar secara resmi atau ilegal. Semoga mencegah kita dari pembelian ponsel yang berasal dari black market.


Foto ilustrasi IMEI: onlyinfotech.com

Posting Komentar untuk "Cara Cek IMEI Asli Resmi Atau Ilegal Untuk Smartphone"