Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Apa Itu Recovery dan Jenis Custom Recovery Pada Android (CWM/TWRP)


Recovery adalah sebuah mode boot dalam perangkat sistem operasi Android yang berperan dalam kustomisasi sistem. Sama seeprti namanya, Recovery Mode digunakan untuk pemulihan perangkat jika terjadi sesuatu. Beberapa hal yang dilakukan saat memasuki kedalam Recovery Mode yaitu bisa reset perangkat pengaturan pabrik, flashing instalasi paket (seperti custom rom atau berbentuk zip lainnya), mencadangkan rom android dan sebagainya. Itulah mengapa Recovery sangat amat penting saat mengoprek Android agar untuk berjaga-jaga sewaktu terjadi hal yang tidak diinginkan ketika ada langkah yang salah saat eksekusi. 
    Sebenarnya Recovery Mode ini sudah ada bawaan pabrikan merk vendor android pada umumnya yaitu Stock Recovery, hanya saja memiliki batas tertentu. Misalnya seperti recovery bawaan Xiaomi [Mi-Recovery 3.0] ini yang hanya tersedia "Reboot/Wipe Data/Connect with MiAssistant", atau Samsung dan beberapa vendor perangkat Android lainnya yang menggunakan Android Recovery bawaan hanya bisa install update.zip / file .zip tanpa adanya fitur lainnya. Karena Android lisensi sumber terbuka (Open-Source), terdapat beberapa Custom Recovery yang dikembangkan para developer dan pengoprek berkontribusi di projek custom recovery tersebut.

Adapun jenis Custom Recovery tersebut yaitu :

  1. CWM atau ClockWorkMod, ini adalah salah satu jenis custom recovery yang dulu sempat sangat populer penggunaannya di kalangan pengoprek yang perangkatnyanya mulai dari low-mid sampai high-mid device. CWM populer ketika pengguna android gencar-gencarnya dari tahun 2012 hingga 2015. Dari segi tampilan dan penggunaan, CWM ini mirip dengan revovery bawaan hp kala itu yang menggunakan tombol volume up/down serta tombol home sebagai navigasinya. Bagi yang sudah biasa melakukan kegiatan flashing atau mengoprek android mungkin tidaklah asing dengan CWM Recovery ini. Seiring dengan berjalannya waktu, CWM Recovery kini digunakan sebagai based-recovery atau recovery bawaan dari custom rom LineageOS dan sekarang dinamai dengan LineageOS Recovery. Untuk fitur-fitur yang disediakan CWM : 
    • Flashing atau menginstall file zip dari internal ataupun external storage
    • Flashing menggunakan sideload atau adb
    • Wipe data/factory reset; mereset data rom atau mereset ulang perangkat
    • Wipe cache; membersihkan cache yang membuat berat perangkat
    • Backup and Restore; mencadangkan dan memulihkan rom yang digunakan
    • Mount storage; memuat data penyimpanan perangkat baik internal atau external
  2. TWRP atau TeamWin Recovery Project, inilah jenis custom rocevery yang dari eranya pada tahun 2016 hingga saat ini paling populer dikalangan pengguna android. TWRP ini memiliki lebih banyak fitur unggulan yang salah satunya adalah navigasi penggunaannya menggunakan touchsceeen dibandingkan dengan CWM yang hanya mengandalkan tombol fisik, itulah yang membuatnya populer sehingga posisi CWM digeserkan. Sembari populernya TWRP, banyak juga developer dan pengoprek lainnya membuat custom recovery tapi berbasis TWRP. Contohnya; ZCX TWRP, OrangeFox, Batik, Skyhawk, PitchBlack dan lainnya. Tentunya custom recovery basis TWRP tersebut juga memiliki kelebihan yang sudah dimodifikasi dari para pengembangnya masing-masing.
           
[Menu Pilihan TWRP]
            Untuk fitur-fitur standar yang ada pada Original TWRP antara lain :
    • GUI (Graphical User Interface); Recovery ini memiliki tampilan secara grafik dan enak dipandang.
    • Touchscreen-Enabled; mudah digunakan, navigasinya dioperasikan menggunakan layar sentuh.
    • Install; untuk keperluan flashing atau instalasi custom rom, rooting, patch dan sebagainya dengan file yang berekstensi .zip
    • Wipe; memformat ulang perangkat (pilihan Factory Reset), menghapus partisi data (pilihan Advanced Wipe : System, Data, Cache, Dalvik, Internal Storage). Note : dengan memilih Advanced Wipe, harus mengerti apa saja yang terhapus. Jika yang tercentang Internal Storage, maka penyimpanan internal akan terhapus semua! (System dan data-data yang berupa file foto atau dokumen yang terdapat didalamnya).
    • Backup; untuk membackup atau mencadangkan perangkat. Bisa secara keseluruhan atau secara partisi (system, data, cache, boot, recovery).
    • Restore; untuk merestore atau memulihkan/mengembalikan hasil data yang telah berhasil dibackup tadi.
    • Mount; untuk me-load atau memuat penyimpanan data baik itu internal storage ataupun external storage (MicroSD / USB OTG).
    • Settings; pengaturan untuk mengatur TWRP akan digunakan seperti apa (misal brightness, bahasa, jam dan lainnya)
    • Advanced; terdapat tools-tools yang memang untuk pengguna lanjutan yang telah mengerti pengoprekan android. Misalnya ada File Manager, Copy Log, Terminal dan sebagainya
    • Reboot; memulai ulang atau merestart android untuk boot (ke system, reboot recovery, reboot bootloader, power off)
    • ADB Sideload; untuk menyambungkan android dengan pc menggunakan adb. Bagian ini berfungsi serta memliki peran ketika  tidak bisa menginstall file .zip langsung dari menu install TWRP diawal tadi dan menggunakan komputer untuk mengekskusi file .zip tersebut melalui command prompt atau terminal.
Itulah tadi jenis custom recovery, terlihat ada CWM dan TWRP yang sering digunakan, namun untuk CWM sendiri pada masa kini sudah jarang didengar kabarnya dan kalaupun iya biasanya digunakan pada perangkat lawas dengan sistem operasi Android versi dibawah 7.0 (dari 2.3 Gingerbread sampai 5.0 Lollipop). Pada artikel sebelumnya ada penjelasan bagaimana menginstall TWRP di Xiaomi bisa dibaca disini : Cara Install TWRP di Hp Xiaomi Mi & Redmi Series walaupun sudah cukup lama artikelnya, tapi masih work step by stepnya, stay tune untuk update tutorial di artikel berikutnya. Dan dilihat dari fitur-fitur yang disediakan custom recovery, sangat memudahkan pengguna untuk mengoprek atau memodifikasi sistem android mereka. Betapa pentingnya kan recovery itu. Terima kasih telah membaca dan semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk dishare ke yang lain yang belum tau ;)

Demikian artikel Apa Itu Recovery dan Jenis Custom Recovery Pada Android ini ditulis

Posting Komentar untuk "Mengenal Apa Itu Recovery dan Jenis Custom Recovery Pada Android (CWM/TWRP)"