Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memperbaiki Error RunDLL: There was a problem starting file, the specified module could not be found

 


Pernahkah anda menghadapi error RunDLL - There was a problem starting file, the specified module could not be found? Ini adalah error umum yang dapat terjadi pada PC anda atau dengan USB flash drive dan menghentikan anda dari mengakses semua file. Ini terjadi ketika anda mencoba untuk menghubungkan USB drive ke komputer anda atau ketika anda baru saja startup komputer anda dan USB terhubung ke sana. Error ini juga menampilkan nama lokasi USB dan menampilkan pesan error di kotak dialog.


Apa itu Error RunDLL?

File RunDLL adalah file OS Windows yang menjalankan atau memuat Dynamic Link Library atau modul .dll. Error RunDLL terjadi saat file .dll yang disertakan dalam registry untuk dijalankan saat startup atau disiapkan sebagai tugas terjadwal dihapus. Saat file ini perlu dijalankan, Windows mencoba memuat file ini. Namun, itu tidak dapat menemukan file dan karenanya memunculkan error RunDLL.




Memperbaiki Error RunDLL: There was a problem starting file, the specified module could not be found


Berikut adalah beberapa solusi untuk mengatasi error RunDLL ini pada Windows 10 atau Windows 11. Error ini dapat terjadi saat startup atau saat anda terhubung ke USB.



1. Scan PC dan USB Drive Anda untuk Memeriksa Virus


Anda perlu memastikan bahwa desktop atau USB anda tidak terinfeksi. Scan PC anda serta USB dengan software antivirus. Jika anda menemukan virus di flash drive, anda harus menghapusnya. Akses USB drive kembali setelah penghapusan virus.


Jika anda memiliki antivirus di flash drive, anda dapat secara otomatis memverifikasi bahwa virus dari USB drive yang terinfeksi tidak menyebar ke komputer anda. Anda kemudian dapat menjalankan scan pada USB untuk memeriksa virus. Anda dapat menggunakan command prompt untuk menghapus virus dari USB anda. Anda juga dapat menginstall antivirus portabel pada flash drive yang dapat digunakan untuk scan darurat pada komputer anda.



2. Menggunakan Command Prompt


Error The specified module could not be found juga dapat terjadi jika attribute USB drive diubah. Untuk mengubah attribute, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Buka Command Prompt dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik cmd dan tekan Enter. Anda juga dapat membukanya dari Start menu.
  • Di jendela Command Prompt, masukan perintah berikut dan tekan Enter. Ganti D dengan drive letter flash drive anda. Penting untuk diketahui bahwa anda harus menggunakan huruf yang benar untuk drive letter USB drive anda. Jika tidak, anda akan mengalami masalah dengan flash drive anda, jadi berhati-hatilah disini.


attrib -h -r -s D:*.* /s /d


Langkah ini harus menyelesaikan masalah. Disarankan untuk membackup file di flash drive anda sebelum perintah dijalankan.

Untuk membackup file di flash drive, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Di File Explorer, klik kanan pada USB drive anda dan klik Copy.
  • Sekarang pastekan ke folder pilihan anda.
  • Kemudian tekan tombol Shift pada keyboard dan klik kanan pada folder yang memiliki file dari drive USB anda dan pilih Open command window here dari menu. Anda juga dapat memilih Open in Windows Terminal atau Open PowerShell window here.
  • Setelah itu, masukan perintah berikut di Command Prompt dan tekan Enter untuk menjalankannya.

attrib -r -s -h /s /d

  • Setelah menjalankan perintah, anda dapat menutup Command Prompt.

Langkah terakhir dalam proses ini adalah memformat flash drive anda. Untuk itu, ikuti langkah selanjutnya untuk hal yang sama:
  • Klik kanan pada USB drive anda dan pilih Format dari menu.
  • Sekarang pilih opsi pemformatan dan klik Start.

Error ini dapat menghentikan anda mengakses file di USB drive anda, namun perubahan atribut ke flash drive yang anda lakukan dapat memperbaiki masalah ini.


3. Periksa Item Startup

Anda dapat menggunakan software pengelola startup gratis seperti AutoRuns untuk memeriksa entri startup yang mati yang mungkin memicu error ini. Anda juga dapat membersihkan program Startup Windows anda.


4. Hapus File Sampah dan File Sementara

Anda dapat menggunakan Disk Cleanup untuk menghapus file sampah dan file sementara dari PC anda. Menggunakan Registry Cleaner yang aman seperti CCleaner juga dapat membantu menghapus entri Registry yang mati.


Semoga membantu anda. Anda kemudian dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara memperbaiki file yang rusak di Windows atau cara memperbaiki file ZIP yang rusak.

Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat dan membantu anda dalam memperbaiki error RunDLL: There was a problem starting file, the specified module could not be found. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!


Posting Komentar untuk "Memperbaiki Error RunDLL: There was a problem starting file, the specified module could not be found"